Brigjen Slamet Uliandi mengatakan proses klarifikasi akan dilakukan secara tertutup.
"Kalau tidak ingatkan kita klarifikasi, undangan klarifikasinya itu pun sifatnya tertutup jadi orang tidak usah tahu karena privasi," katanya.
Polisi virtual, lanjut Uliandi, akan tetap mengedepankan upaya-upaya kooperatif. Hal tersebut merupakan bagian dari instruksi Kapolri.(*)