Mulai 2022, Samsung dilaporkan akan mengganti GPU Mali dengan GPU AMD Radeon, yang akan meningkatkan grafis secara signifikan.Analis yakin langkah ini akan membantu Samsung meningkatkan bisnis AP selulernya.
Baca Juga: Samsung Pastikan Boyong Semua Versi Galaxy Watch3 ke Indonesia
Untuk chip andalan berikutnya tampaknya dinamakan Exynos 1000 dan laporan tersebut mengindikasikan akan dijual ke produsen lain juga.
Samsung dilaporkan mengirimkan sekitar 150-200 juta unit SoC setahun, dan kebanyakan digunakan untuk smartphonenya sendiri.
Dengan fokus baru pada kinerja, perusahaan tampaknya mencari pangsa pasar dari Qualcomm, yang merupakan pemimpin pasar saat ini.Melansir Phone Arena, produsen chip tersebut belakangan ini menaikkan harga, yang dilaporkan membuat beberapa pelanggan menjauh.
Baca Juga: Paten Hape Transparan Milik Samsung Muncul, Unik Banget Tampilannya
Chip premium berikutnya bisa menjadi lebih mahal daripada Snapdragon 865, dan ini bisa mengakibatkan kenaikan harga smartphone Android.Samsung bisa gunakan kesempatan ini untuk memposisikan chipnya sebagai alternatif yang terjangkau untuk vendor smartphone.
Dengan begitu, perusahaan berkemungkin bisa menjual chip ke Xiaomi, Oppo, dan Vivo.
(*)