Kebijakan baru ini diperkenalkan pada awal bulan Mei, mulanya ditujukan untuk menanggapi cuitan-cuitan yang tidak dapat diandalkan kebenarannya terkait penyebaran virus corona SARS-CoV-2.
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul"Presiden AS Donald Trump Ancam Tutup Perusahaan Media Sosial"