Baca Juga: Riset Medsos Buktikan Netizen Indonesia Antusias Soal Pemindahan Ibu Kota
Bukan cuma itu, program studi kendaraan listrik ini juga akan difasilitasi oleh beberapa universitas terkemuka di Indonesia.
Misalnya Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Udayana, Universitas Indonesia, dan juga Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kemenperin.
Studi tersebut mencakup technical performance, customer acceptance, industrial and social impact serta bertujuan menyusun rekomendasi kebijakan pengembangan kendaraan listrik.
Hasil studi ini nantinya akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam rangka perumusah kebijakan terkait percepatan industri kendaraan listrik di Indonesia.
Baca Juga: Pemerintah Malaysia Akhirnya Izinkan GoJek Beroperasi di Negaranya
(*)