Kabar Aturan Validasi IMEI Ditunda 6 Bulan Akibat Virus Corona, Industri Ponsel Khawatir Dampaknya Lebih Buruk

Kamis, 02 April 2020 | 21:08
pctechmag

Penjualan smartphone di Indonesia

Janu masih yakin bahwa target waktu yang ditetapkan tidak akan diundur.

Apalagi sebagian masyarakat menilai, bahwa target waktu tersebut bisa dilalui tanpa harus ramai-ramai melakukan upacara yang bisa menghimpun kerumunan massa.

Ditambah lagi, operator pun sudah membeli alat EIR tersebut.

Baca Juga: 3 Aplikasi Berbagi Data yang Cocok Dipakai Saat Work From Home

Pelaku Industri Khawatir

Namun di tengah persiapan tersebut, ada kekhawatiran dari para pelaku industri ponsel, seperti yang dirasakan Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI).

APSI mendengar adanya rumor, bahwa aturan tersebut akan ditunda karena adanya wabah virus Corona sampai enam bulan ke depan.

Menurut Ketua Umum APSI, Hasan Aula, sebenarnya tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan kebijakan validasi IMEI.

way

Hasan Aula, Ketua Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI)

Berdasarkan pengamatannya, masyarakat sudah tersosialisasi dengan rencana kebijakan tadi dan mereka kini hanya perlu untuk membeli ponsel pintar dari gerai resmi, dan tidak mau lagi mencari barang BM.

Baca Juga: 3 Fakta Calon Obat Covid-19 Temuan Unair Surabaya, Lebih Kuat dari Avigan & Chloroquine

“Ketika aturan itu diterapkan, masyarakat tidak perlu berbuat apa pun." "Karena ponsel lama, baik ponsel resmi maupun BM yang sudah diaktifkan sebelum 18 April 2020, tidak akan mendapat dampak apa-apa,” ujar Hasan Aula.

Hal senada diungkapkan Andi Gusena, Direktur Marketing Advan, yang khawatir jika aturan tersebut ditunda maka akan menderaskan kembali impor ponsel BM.
Apalagi, lanjut Andi, ia mendengar rumor bahwa usulan masa tundanya hingga enam bulan.

Halaman Selanjutnya

“Bayangan cerah ke depan bagi industri ponsel…
Tag

Baca Lainnya