China Coba Kembangkan Jaringan 6G, Dua Perusahaan IT Ini yang Membantu

Selasa, 23 Februari 2021 | 14:00

Jaringan 6G

Nextren.com - Belum selesai penyebaran teknologi jaringan 5G di seluruh dunia, China dirumorkan sudah tancap gas untuk tahap selanjutnya.

Setelah menjadi yang pertama membawa jaringan 5G pada tahun 2019 dan diklaim sebagai pangsa pasar terbesar pengguna 5G saat ini, China nampaknya tidak ingin tidak tinggal diam.

Negeri tirai bambu tersebut dirumorkan sedang berupaya untuk melanjutkan posisinya yang terdepan pada pembuatan jaringan 6G, dilansir dari Gizchina (23/2).

Desas-desus mengenai pengembangan jaringan terbaru ini pun bukan yang pertama kalinya terjadi.

Baca Juga: Huawei Prediksi dan Harapkan Jaringan 5G di Indonesia Hadir Tahun 2021

Pertengahan tahun lalu juga sempat beredar informasi terkait rencana China tersebut.

Dalam sebuah artikel berjudul "Jika 6G Akan Digunakan di Medan Tempur Masa Depan", yang diterbitkan pada tanggal 13 April 2020, disebutkan bahwa teknologi 6G memiliki keunggulan yang berbeda dan potensi yang kaya untuk aplikasi militer, jika dibandingkan dengan 5G.

"Jika teknologi 6G diperkenalkan ke militer, itu pasti akan berdampak besar pada kegiatan militer, seperti pembentukan perang, pengembangan peralatan, dan komunikasi medan perang," tulis artikel itu.

Kali ini pun kabar lanjutan membocorkan bahwa ada dua perusahaan telekomunikasi yang akan membantu Pemerintah China untuk mewujudkan jaringan 6G.

Dilansir dari Gizchina, Huawei dikatakan bakal jadi perusahaan pertama yang bakal mencoba untuk membuat jaringan 6G pertama kali.

Pasalnya perusahaan teknologi ini merupakan salah satu yang terdepan dalam urusan perluasan jaringan 5G di seluruh dunia.

Baca Juga: Jaringan 5G Beda Dengan 4G, Butuh Sharing Spektrum Secara Nasional

Catatan pada kuartal tiga (Q3) tahun 2020 menyatakan bahwa Huawei menyumbang 32,8 persen pasar peralatan komunikasi global.

Lalu untuk perusahaan selanjutnya adalah ZTE yang merupakan perusahaan teknologi raksasa lainnya asal China.

TechCrunch
TechCrunch

Ilustrasi logo Huawei.

ZTE juga dikabarkan telah memulai proses pengembangan jaringan 6G.

Baca Juga: Jaringan 5G Beda Dengan 4G, Butuh Sharing Spektrum Secara Nasional

Perusahaan pun sudah menegaskan bahwa tim pra-penelitian miliknya sudah meningkatkan kinerja dalam mengatasi berbagai teknologi prototipe 6G yang utama.

Kesiapan Huawei dan ZTE

Pada bulan Juni 2020, Ren Zhengfei, selaku CEO dan Pendiri Huawei mengatakan bahwa perusahaannya akan memimpin proyek pengembangan jaringan 6G.

Huawei juga sudah berkolaborasi dengan Chian Unicorn dan Galaxy Aerospace untuk mencapai integrasi udara-ruang-darat dalam membuat jaringan tersebut.

Huawei pun dikatakan sudah membangun pusat R&D 6G di wilayah Perancis, dikutip dari Gizchina.

Baca Juga: Pentingnya Akses 5G bagi Milenial dan Gen Z, Bisa Lebih Produktif

Sedangkan untuk pihak ZTE sendiri telah menekankan pada tanggal 28 Desember bahwa perusahaannya sudah melakukan investasi pada R&d 6G.

ZTE juga secara aktif melakukan pertukaran dan kerja sama dengan perusahaan dari industri yang dapat membantunya dalam mengembangkan jaringan 6G.

Baca Juga: Ini 3 Manfaat Jaringan Teknologi Wi-Fi 6 Terbaru, Menurut Bos Mediatek

Lantas kapan jaringan 6G akan diperkenalkan?

Merujuk pada prediksi Ren Zhengfei, pada bulan Juni tahun lalu, ia menyebutkan kalau nampaknya perlu waktu yang cukup lama.

Zhengfei memperkirakan bahwa jaringan 6G baru akan diperkenalkan pada tahun 2030.

Setidaknya masyarakat dunia diharuskan menunggu sekitar 10 tahun lalu, untuk bisa merasakan jaringan penerus 5G tersebut.

(*)

Editor : Wahyu Subyanto

Baca Lainnya