Hape BM Belum Terblokir, Ternyata Blokir IMEI Baru Bisa Efektif Berjalan Awal Juli Nanti

By Zihan Fajrin, Rabu, 24 Juni 2020 | 15:10 WIB

Fahmi Bagas Contoh pengecekan IMEI pada ponsel.

Laporan Wartawan Nextren, Zihan Fajrin.

Nextren.com -  Validasi IMEI diketahui sudah diresmikan oleh pemerintah pada 18 April, namun ternyata hape black market atau BM yang ilegal masih saja dijual.

Berdasarkan informasi dari acara Webinar (24/6) Sosialisasi dan Edukasi Aturan Validasi IMEI Indonesia Teknologi Forum (ITF), yang dilaksanakan via Zoom, menyampaikan penyebabnya.

Salah satu penyebab blokir hape BM belum berjalan adalah karena mesinnya baru masuk ke Kementerian Perindustrian pada 24 Agustus nanti.

Mesin hardware (CEIR) ini merupakan alat pendukung selain Cloud agar validasi IMEI bisa berjalan efektif.

Baca Juga: Ini Penyebab Hape BM Masih Bisa Dipakai Meski IMEI Sudah Diblokir

Hal ini juga sama dengan pendapat Moch S. Hendrowijono, Pengamat Telekomunikasi yang mengatakan mesin CEIR di Kemenperin belum siap lebih lanjut.

"Jadi operator itu nunggu CEIR-nya Kemenperin dioperasikan, baru EIR-nya di operator bisa jalan, kalo tidak ya tidak bisa. Nah, semua keputusan ini ada di Kemenperin," ujar Hendro.

Pendapat tersebut memiliki inti yang sama, seperti dikatakan Syaiful Hidayat, Ketua Bidang Hubungan Pemerintahan Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI).

Ia mengatakan tidak perlu menunggu hardware, karena lewat cloud bisa untuk mengoperasikan IMEI.

Baca Juga: Hape BM Ilegal Masih Marak Dijual Online Meski Sudah Diblokir, E-Commerce Harus Ikut Tanggung Jawab

Page:

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Editor: Wahyu Subyanto