SoftBank Suntik Rp 42 Triliun untuk Grab, Siap Bersaing dengan GoJek

Selasa, 30 Juli 2019 | 12:50
instagram.com/jokowidodo

Pasca pertemuan dengan Joko Widodo, SoftBank umumkan investasi Rp 42 triliun melalui grab

Laporan wartawan Nextren, Nicolaus Prama

Nextren.com – Indonesia kembali mendapat sutikan dana investasi besar.

Grup investasi asal Jepang, SoftBank mengumumkan akan menanam investasi melalui perusahaan transportasi online, Grab.

Jumlahnya tidak dapat dianggap remeh, SoftBank akan menggelontorkan dana sebesar $2 miliar atau sekitar Rp 28 triliun.

Baca Juga: Larangan Memotret di Pesawat Disambut Edaran Kocak Kaesang, Gramedia, JNE, dan Grab

Kesepakatan ini terjalin usai pertemuan antara Joko Widodo sebagai Presiden Indonesia, Masayoshi Son, pendiri dan direktur eksekutif SoftBank, Anthony Tan, Co-Founder Grab, dan Ridzki Kramadibrata, Presiden Grab Indonesia.

Dalam pernyataannya, Masayoshi Son mengungkapkan semangatnya untuk terus berinvestasi di Indonesia.

Bahkan, ia menyatakan akan membuat kantor pusat kedua di Indonesia da menjadi startup unicorn ke-lima di Indonesia.

We will create a second headquarters of Grab in Indonesia, and become 5th unicorn and also invest $2b through Grab. On top of that, we will invest more.

CEO Grab, Anthony Tan, menyatakan bahwa Indonesia memiliki pasar yang besar dan harus dikelola lebih lanjut.

Senada dengan Tan, CEO Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata juga menyatakan bahwa dengan kantor pusat kedua di Jakarta, membuat Grab Asia mampu memahami pasar Indonesia dengan lebih baik.

Mengutip Financial Times, melalui nilai investasi tersebut Grab akan membangun jaringan transportasi menggunakan kendaraan elektrik, mengembangkan layanan peta, dan meluncurkan layanan kesehatan elektronik dalam 3 bulan ke depan.

Baca Juga: Daftar Camilan Di 5 Daerah Ini Yang Favorit Di Pesan Lewat Grabfood

Dengan nilai investasi ini, Grab diperkirakan akan memiliki nilai valuasi lebih dari $14 miliar dan semakin mendekatkan pada pesaing utamanya, GoJek.

Sebagai informasi, GoJek telah mencapai pada level Unicorn, sedangkan Grab masih pada tahap decacorn.

Mengutip TechCrunch, dalam 5 tahun ke depan, GoJek dan Grab akan menjadi pesaing industri yang ketat.

(*)

Editor : Kama

Baca Lainnya