Maka, hal itu tidak bisa dilakukan karena kedua barang tersebut merupakan aset yang memiliki nilai berbeda.
Oleh karenanya dalam kasus tersebut, lukisan kamu dapat dikatakan sebagai produk yangnon-fungible.
Kemudian untuk huruf "T" yang merupakan singkatan dari Token, diketahui kalau arti dari kata tersebut adalah sebuah kode akses.
Dan hal ini dapat disederhanakan juga sebagai sertifikat digital yang dimiliki oleh pembeli NFT.
Nantinya, sertifikat itu pun akan langsung tercatat dalam sebuah sistem keamanan bernama blockchain.
Apa Hubungan NFT dengan Blockchain?
Baca Juga: Ingin Kayak Ghozali Everyday, Warganet Nekat Jual NFT Foto Selfie KTP
Baca Juga: 5 Marketplace NFT Lokal Indonesia Ini Wajib Dicoba Untuk Menjual Karya
Bagi kamu yang belum memahami apa itu blockchain, perlu dicatat bahwa blockchain adalah sebuah sistem di mana terdapat blok-blok yang saling terhubung.
Kumpulan blok itu pun menyimpan daftar transaksi yang sama.
Jadi alih-alih menggunakan satu server, blockchain justru menggunakan banyak perangkat komputer untuk menyimpan data.