"Uangnya telah digunakan oleh DS untuk membeli sepeda motor Yamaha Mio dari PA melalui media sosial Facebook," kata Malau.
GA, DS, dan PA sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Mereka dijerat pasal 367 tentang pencurian dalam rumah tangga dengan ancaman 5 tahun penjara.
Baca Juga: Ngerinya Efek Perang Nuklir Rusia dan AS: Bisa Menewaskan Lebih dari 5 Miliar Manusia
Berakhir damai
Tidak lama setelah ditetapkan sebagai tersangka, korban Supriyadi memaafkan berbuatan adiknya.
Proses mediasi difasilitasi Polres Bengkulu pada Jumat (19/8/2022) malam.
Dengan demikian GA dan kawan-kawannya bebas dari ancaman hukuman penjara.
"Dilakukan restoratif justice atau penyelesaian perkara tindakan pencurian dalam rumah tangga, saat ini kedua belah pihak telah berdamai," tegas Malau, dikutip dari TribunBengkulu.com.
Malau membeberkan, GA dan DS mengakui segala perbuatannya. Keduanya meminta maaf secara langsung kepada korban.
"Pelapor juga telah bersedia untuk mencabut laporan polisi," tandas Malau.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Demi Belikan Pacar iPhone 11 saat Ultah, Remaja di Bengkulu Nekat Curi Uang Rp61 Juta Milik Kakaknya
Penulis: Endra Kurniawan