Parlemen Dukung Rencana Masuk Aliansi Militer, Finlandia Makin Dekat Jadi Anggota NATO

Sabtu, 23 April 2022 | 14:00
Wikimedia Commons

Ilustrasi bendera Finlandia

Nextren.com -Perang Rusia vs Ukraina atau biasa disebut invasi Rusia ke Ukraina telah berkecamuk sejak 24 Februari 2022.

Sampai sekarang, upaya perundingan damai yang telah diupayakan berbagai macam pihak belum menemui kesepakatan.

Ditengah perang Rusia-Ukraina yang belum usai, kini justru hubungan Rusia dan Finlandia yang dikabarkan sedang memanas.

Terlebih setelah munculnya wacana negara Finlandia gabung NATO.

Baca Juga: NATO Diminta Ikuti Syarat ini Jika Ingin Perang Rusia vs Ukraina Segera Berakhir

Setelah sebelumnya hanya bersifat wacana, kini laporan terbaru menyebutkan bahwa rencana itu sudah masuk tahap realisasi.

Bahkan dilansir dari Kontan, kelompok utama perlemen Finlandia sudah memberikan dukungan terkait rencana bergabung ke dalam beberapa aliansi militer.

Hal tersebut merupakan respons atas invasi yang dilakukan Rusia ke Ukraina.

Partai Sosial Demokrat yang mendukung Perdana Menteri Sanna Marin memang tidak menyebut NATO dalam pernyataannya.

Namun memastikan bahwa pihaknya memberi dukungan untuk bergabung dengan aliansi militer. Selengkapnya dapat dibaca di halaman selanjutnya.

"Jelas bahwa tindakan Rusia telah membawa Finlandia beberapa langkah lebih dekat ke keselarasan militer yang diperlukan," kata Pemimpin kelompok Sosial Demokrat Antti Lindtman, seperti dikutip dari Kontan (viaReuters).

Finlandia sendiri adalah mitra dekat NATO, namun selama ini telah berkomitmen untuk mempertahankan status non-blok secara militer.

Sekarang, ketika situasi keamanan Eropa semakin tidak menentu, pemerintah merasa perlu ada langkah baru untuk memperkuat pertahanan dan keamanan, termasuk salah satunya dengan bergabung menjadi anggota NATO.

Letak geografis Finlandia yang berbatasan langsung dengan Rusia juga membuat niat Finlandia gabung NATO semakin besar.

Baca Juga: Pancing Perang Nuklir, Rusia Ancam Pakai Rudal Hipersonik dan Nuklir Jika 2 Negara Ini Gabung NATO

Pemerintahan PM Marin juga telah mengindikasikan bahwa dukungan publik terkait bergabung dengan aliansi keamanan bisa dinilai dari pemungutan suara di parlemen.

Untuk saat ini pemerintah belum mengumumkan tanggal untuk pemungutan suara seperti itu.

Sekutu terbesar Sosial Demokrat dalam pemerintahan koalisi lima partai Finlandia, Partai Tengah, menyatakan siap mendukung keputusan untuk bergabung dengan NATO.

Sampai sekarang,8 dari 10 kelompok parlemen telah menyatakan dukungannya kepada negara untuk bergabung dengan NATO atau setidaknya mengambil jalan yang sama secara militer.

Dua kelompok lainnya yang tergabung dalam Aliansi Kiri merasa keputusan untuk bergabung dengan NATO harus didiskusikan lebih luas lagi dan tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa.

Rusia Siap Menyerang Finlandia

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, hubungan Rusia dan Finlandia sedang memanas setelah adanya kabar Finlandia gabung NATO.

Rusia memperingatkan Finlandia agar membatalkan rencananya yang ingin bergabung menjadi anggota NATO.

ApabilaFinlandia gabung NATO, Moskow mengancam akan melakukan "aksi balasan".

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komite Internasional Dewan Federasi (Senat) Rusia Vladimir Dzhabarov, Rabu (6/4/2022).

Dzhabarov juga yakin bahwa Finlandia akan menjadi "target" Rusia selanjutnyajika memutuskan bergabungkedalam keanggotaan NATO.

"Jika pemerintahan Finlandia melakukannya (gabung NATO), itu akan menjadi kesalahan strategis,” kata Dzhabarov dikutip dariKompasTV(viaRIA Novosti). (*)

Baca Juga: Finlandia Akan Jadi Target Rusia Selanjutnya Apabila Nekat Gabung NATO

Editor : Wahyu Subyanto

Baca Lainnya