Bila memang benar demikian, maka kesalahan tersebut tentu bisa dengan mudah diperbaiki untuk mendapatkan kembali kepercayaan pengiklan.
Baca Juga : Facebook Membuat Gadget Video Chat yang Bisa Memata-matai Aktivitasmu
Nyatanya, fakta tersebut muncul ke permukaan pada 2015, dan hingga sekarang atau pada 2016 saat pengiklan akhirnya memutuskan untuk membawanya ke jalur hukum, Facebook masih tidak memperbaikiError di sistem tersebut.
Facebook memang mengatakan kepada pengiklan bahwa kesalahan tersebut tidak memengaruhi penagihan uang untuk pembayaran iklan.
Tetapi penuntut di pengadilanmenyatakan informasi yang dibuat berlebihan tersebut membuat pengiklan membuang lebih banyak uang di sana.
Padahal seharusnya ketikasebuah platform yang digunakan untuk memasang iklan sudah dianggap tidak efisien, maka pengiklan akan mencari tempat lain yang lebih menguntungkan.
Tuntutan hukum ini rencananya akan diteruskan prosesnya pada 14 Desember 2018 nanti, untuk melihat apakah buktinya cukup untuk meminta ganti rugi dari Facebook.(*)