Gara-gara Status Facebook, Arif Kusnandar Diburu Netizen

Pengguna Facebook Arif Kusnandar mengunggah status berisi kebencian rasial. Netizen Indonesia beramai-ramai mencekalnya lewat petisi online.

By Deliusno - Minggu, 30 Agustus 2015 | 07:56 WIB

Deliusno/KOMPAS.com Forum Demokrasi Digital saat berdiskusi di Jakarta, Rabu (26/8/2015)

Kehidupan dunia maya di Indonesia belakangan ini sedang resah. Sebuah status di Facebook yang diunggah oleh akun bernama Arif Kusnandar membuat dunia internet Tanah Air tiba-tiba bergejolak.

Nextren tidak akan menampilkan isi dari status tersebut. Akan tetapi, status ini berisikan hal-hal yang mengandung kebencian rasial dan diskriminasi terhadap satu golongan etnis di Indonesia, serta radikalisasi.

Berbagai reaksi pun mulai bermunculan, sejak Arif Kusnandar menggunggah posting pada 22 Agustus 2015 lalu. Hanya dalam waktu singkat, posting status tersebut menyebar dengan cepat di media sosial karena menyinggung isu yang sensitif.

Banyak yang menentang, tetapi tidak sedikit juga yang mendukung.

Namun, apapun itu bentuk dukungannya, menurut Forum Demokrasi Digital (FDD), isi status tersebut tidak bisa dibenarkan.

Si pembuat status bisa saja berkilah, apa yang dilakukannya merupakan salah satu bentuk dari kebebasan berpendapat. Akan tetapi, status tersebut banyak mengandung unsur kebencian rasial dan radikal. Itulah yang membuatnya berbeda dari konsep kebebasan berpendapat.

"Apabila pendapat digunakan untuk menyerang ras, itulah perbedaan (antara kebebasan berpendapat atau bukan). Kita tidak melarang menyampaikan pendapat, tapi jika digunakan untuk itu (kebencian rasial dan radikal), tidak bisa disebut sebagai kebebasan berpendapat," ujar Damar Juniarto dari Safenet, yang juga anggota FDD, saat berbincang dengan KompasTekno di Jakarta, Rabu (26/8/2015).

Petisi di Change.org

Menanggapi segala polemik yang ada, FDD mendorong lahirnya petisi #StopKebencianRasial lewat Change.org. Isinya meminta pemerintah segera menangani penyebaran kebencian rasional, diskriminasi, dan radikalisasi di internet.

Dukungan para netizen untuk petisi tersebut pun luar biasa. Kurang dari 24 jam setelah diadakan, petisi online ini sudah ditandatangani secara digital oleh lebih dari 26.000 pendukung. Target petisi itu sendiri adalah sebanyak 35.000.

"Setuju tidak ada penyebaran SARA. Negara kita negara Pancasila. Aneka ragam suku bangsa dan berbeda agama. Tapi tetap 1 bangsa, yaitu satu bangsa Indonesia," tulis salah satu pembuat petisi.

Petisi ini sendiri akan dikirimkan ke beberapa lembaga pemerintah sekaligus, termasuk Komisi Hak Asasi Manusia; Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan; Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah; Kementerian Komunikasi dan Informatika; Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan; dan Kepolisian Republik Indonesia.

Cara kerja petisinya seperti ini, jika ada yang menandatangani secara digital, setiap lembaga yang dituju akan menerima e-mail mengenai petisi tersebut. Itu artinya, karena sudah ada 26.000 pendukung, tiap lembaga-lembaga yang dituju setidaknya sudah menerima masing-masing sebanyak 26.000 e-mail.

Mau tidak mau, lembaga-lembaga tersebut pasti akan membaca dan mulai mencari tahu ada masalah apa yang terjadi di dunia maya Indonesia. Harapannya, tentu saja tuntutan yang ada di petisi tersebut dilaksanakan.

Semoga saja, keresahan di dunia internet Indonesia segera reda.

Video Pilihan

Penulis: Deliusno
Editor: Oik Yusuf
COMMENTS
BERITA TERKAIT

Ingin Awet Pacaran? "Facebook" Kuncinya

Social, 4 Tahun yang lalu

Sebuah riset menemukan bahwa pasangan yang sering menebar kemesraan di Facebook ternyata memiliki peluang lebih tinggi untuk bisa "langgeng".

Facebook Punya “Live Streaming” ala Periscope

Social, 4 Tahun yang lalu

Facebook kini memiliki layanan video live streaming bernama Live. Tandingan Periscope ini baru tersedia untuk kalangan tertentu.

Facebook Kembangkan Aplikasi "Breaking News"?

Social, 4 Tahun yang lalu

Facebook dikabarkan mengembangkan aplikasi baru bernama Breaking News. Aplikasi itu berfungsi membuat penerbit yang bekerja sama dengan mereka bisa mengirimkan notifikasi berita baru dalam 100 karakter.

Pamer Senjata, Gamer Pokemon Ditangkap Polisi

Tren, 3 Tahun yang lalu

Dua orang pemain game imut Pokemon terpaksa meringkuk di balik jeruji setelah memamerkan senjata api di Facebook.

Semiliar Orang "Eksis" di Facebook Dalam Sehari

Social, 3 Tahun yang lalu

Facebook mengklaim bahwa jejaring sosialnya saat ini dipakai lebih dari satu miliar orang dalam satu hari.

BERITA LAINNYA

Ujicoba Teknologi 5G Smartfren di Pabrik Bekasi, Kecepatan Tembus 8,7 Gbps

Tren, 2 Jam yang lalu

Jaringan 5G diujicoba oleh operator smartfren untuk diterapkan langsung dalam salah satu proses di perusahaan minyak goreng di Bekasi.

Realme Pamerkan Hape Berteknologi Quad-Camera 64MP di Indonesia

Gadget, 3 Jam yang lalu

Smartphone dengan quad-camera 64MP milik Realme akan dirilis sebelum akhir tahun di Indonesia, diperkirakan adalah bulan September

Program Pesantren 4.0 Digelar Indosat Ooredoo di Pesantren Tebuireng Jombang

Tren, 3 Jam yang lalu

Meski dianggap lebih banyak belajar agama, ternyata pesantren juga tak mau ketinggalan belajar teknologi digital.

Transaksi Lewat QR Code Standar Juga Bisa Lewat Hape Jadul, Ini Beda Cara Kerjanya

Tren, 3 Jam yang lalu

QR Code standar baru saja disahkan oleh Bank Indonesia, dan bakal bisa dipakai untuk semua aplikasi pembayaran digital.

Perpanjangan Izin Huawei oleh Amerika Serikat Berakhir Hari ini, Resmi Diblokir?

Tren, 3 Jam yang lalu

Hari ini, 90 hari penangguhan pemblokiran Huawei oleh Amerika Serikat telah berakhir, lalu bagaimana nasib Huawei

Bocoran Redmi Note 8 Berkamera 64 MP dan Redmi 8A Snapdragon 439 Muncul

Tren, 4 Jam yang lalu

Dua hape Redmi yang belum rilis telah bocor fotonya, Redmi Note 8 dan Redmi 8A yang muncul di jagat maya

Xiaomi, Oppo dan Vivo Kolaborasi Membuat Aplikasi Serupa AirDrop

Apps, 5 Jam yang lalu

Ketiga perusahaan ini siap berkolaborasi untuk melawan layanan AirDrop yang sukses diberikan Apple. Lalu, apa istimewanya?

Film Remake The Lion King Jadi Film Terlaris ke-9 Dunia, Tak Disangka

Tren, 5 Jam yang lalu

Film remake Disney, The Lion King 2019 tercatat sebagai film terlaris nomor 9 sepanjang masa dan kalahkan Avengers: Age of Ultron

Benchmark Exynos 9825 di Galaxy Note 10+ Muncul, Kalah dari iPhone XS

Review, 5 Jam yang lalu

Samsung Galaxy Note 10+ menggunakan prosesor Exynos 9825 terbaru dengan arsitektur ukuran 7nm, namun bagaimana performanya?

Kominfo dan Smartfren Ujicoba Teknologi 5G Untuk Industri

Tren, 8 Jam yang lalu

Teknologi 5G penting untuk mempersiapkan era industri 4.0 dan meningkatkan sistem Human and Machine Interface

PLN Siap Beri Ganti Rugi Pada Pelanggan, Begini Cara Cek Kompensasinya

How To, 8 Jam yang lalu

Akhirnya PLN akan memberikan kompensasi kepada pelanggan atas kejadian pemadaman listrik di wilayah Jabodetabek hingga Pulau Jawa.

Fintech TaniFund Pakai Teknologi Berbasis Aplikasi Untuk Mitra Petani

Tren, 9 Jam yang lalu

TaniFund membuat sebuah aplikasi yang mereka namakan farmer's app untuk para mitra petani untuk dapat memberikan laporan kerja

Keren! Susi Pudjiastuti Jadi Menteri Paling Terkenal di Twitter

Social, 9 Jam yang lalu

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, memang terkenal sangat aktif di media sosial Twitter.

Youtube Mulai Merekrut Manajer untuk Mengurusi Konten Politik

Tren, 9 Jam yang lalu

Sebelum kebijakan ini diterbitkan, Youtube sempat menuai kecaman karena dianggap menghalangi gerakan politik tertentu.

Bocoran Spek Oppo Reno 2, Reno 2Z, dan Reno 2F yang Rilis Bulan Ini

Spesifikasi HP, 9 Jam yang lalu

Oppo baru saja mengumumkan seri Oppo Reno 2. Rencananya hape ini akan resmi diperkenalkan pada tanggal 28 Agustus nanti.

Hape BM Masih Bisa Lolos Dari Pemblokiran Kok, Ini Syaratnya

Social, 9 Jam yang lalu

Hape ilegal hasil black market (BM) akan segera diblokir oleh pemerintah. Tapi tenang, nyatanya hape BM kalian masih bisa selamat.

Vivo NEX 3 Akan Jadi Hape 5G Berikutnya Dari Vivo, Berikut Bocorannya

Spesifikasi HP, 9 Jam yang lalu

Vivo NEX 3 ini sebelumnya pernah muncul dalam sebuah sketsan desain. Membawa desain layar waterfall screen yang menarik.

G-Shock Buat Lomba Desain Tali Jam Di IG, Berhadiah Jam GA-2000

How To, 9 Jam yang lalu

Pihak Casio nantinya akan memilih tiga karya paling kreatif dengan hadiah masing-masing sebuah jam tangan G-SHOCK GA-2000 dan tali jam tambahan.

Logitech G Persembahkan Keyboard Gaming Dimensi Baru dalam Dunia Game G813 LIGHTSYNC RGB

Tren, 1 Hari yang lalu

Keyboard untuk gaming serius harus dibuat khusus, untuk memberikan kinerja tinggi, nyaman, senyap sekaligus rspon sangat cepat.

Bekraf Gelar Program Pendampingan Untuk Calon Pendiri Startup Digital di Jogja

Tren, 1 Hari yang lalu

Ribuan startup tumbuh pesat saat ini di Indonesia, dan perlu dukungan agar mereka menjadi kuat menjadi pengusaha digital.

Meriahkan HUT RI ke-74, Extramarks Bangun Gapura Garuda Pancasila 17 Meter Berbahan Kacang

Tren, 1 Hari yang lalu

HUT RI ke-74 cukup meriah diperingati oleh semua kalangan. Salah satunya penyedia pendidikan digital ini.

Tahukah Kamu, Tokopedia Telah Berumur 10 Tahun, ini Faktanya!

Apps, 1 Hari yang lalu

Tokopedia selama 10 tahun terakhir telah menjelma sebagai perusahaan teknologi Unicorn, berkontribusi besar bagi perkembangan ekonomi dan teknologi

Inilah 5 Hape Paling Diminati di Asia Tenggara, Tak Terduga

Review, 1 Hari yang lalu

5 Hape berikut merupakan penguasa pasar hape Asia Tenggara periode April hingga Juni 2019 dan dikuasai oleh Oppo

Gambar Render Hape Terbaru Nokia 7.2 Muncul, Pakai 3 Kamera Loh!

Gadget, 1 Hari yang lalu

Hanya dalam hitungan beberapa pekan lagi Nokia akan memperkenalkan hape ramah kantong, Nokia 7.2 menjelang IFA 2019

Ponsel Lipat Huawei Mate X Muncul di TENAA, Ini Foto Resminya!

Gadget, 1 Hari yang lalu

Setelah umumkan kemunduran peluncuran Mate X, foto-foto ponsel lipat Huawei ini muncul di situs hape Tiongkok, TENAA

Loading ...