Menjajal Kamera Mirrorless Panasonic Lumix GX8

Jumat, 16 Oktober 2015 | 20:29
Oik Yusuf/ Kompas.com

Mencoba Panasonic Lumix GX8 di Jakarta, Kamis (15/10/2015)


Pada Kamis (15/10/2015) kemarin, PT Panasonic Gobel Indonesia meresmikan kehadiran kamera mirrorless terbaru Panasonic GX8. Kamera ini merupakan penerus model sebelumnya, GX7, dari pabrikan yang sama.

Layaknya produk generasi teranyar, Lumix GX8 dibekali dengan berbagai peningkatan dan fitur baru seperti dual-image stabilizer dan perekaman video 4K.

Salah satu perubahan yang paling kentara adalah bentuk fisik Lumix GX8 yang bisa dibilang berbeda cukup jauh dari pendahulunya. Seperti apa? Ikuti penelusuran singkat Nextren berikut ini.

Untuk enthusiast

Saat ditemui usai acara peluncuran di Jakarta, Marketing Manager Panasonic Consumer Marketing Asia Pacific Atsushi Kato mengatakan bahwa Lumix GX8 membidik segmen pasar yang kurang lebih sama dengan Lumix GX7.

"Lumix GX8 ditujukan untuk kalangan photo enthusiast, alias para hobiis penggemar fotografi dan amatir yang serius," ujarnya.

Oik Yusuf/ Kompas.com

Tampak depan Panasonic Lumix GX8 (kanan) dibandingkan Lumix GX7

Bodi Lumix GX8 sendiri memang terkesan "serius" dengan material konstruksi logam magnesium. Bobotnya terasa lumayan berat, lebih berat dibandingkan Lumix GX7 yang waktu itu kebetulan juga tersedia di lokasi.

Bukan hanya bobotnya yang bertambah, ukuran Lumix GX8 pun lebih besar di semua dimensi. Di sisi depan kini terdapat bagian handgrip yang bisa digenggam dengan nyaman layaknya DSLR kecil.

Lumix GX8 juga lebih tebal karena sisi belakang kini memuat layar putar (articulated screen) 3 inci yang mendukung touch input.

Oik Yusuf/ Kompas.com

Tampak belakang Panasonic Lumix GX8 (kanan) dan Lumix GX7

Bagian electronic viewfinder tetap bisa ditekuk 90 derajat ke arah atas, tapi ukuran jendela EVF sekarang berukuran lebih besar dengan magfinikasi sebesar 0.77x (ekuivalen 35mm).

Halaman Selanjutnya

Anehnya, meski bertubuh lebih besar dibandingkan Lumix…
Tag

Baca Lainnya