Microsoft Akan PHK Massal 11.000 Karyawan, Dampak Resesi 2023?

Rabu, 18 Januari 2023 | 10:20
Patch

Kantor Microsoft di Redmond, AS

Nextren.com -Badai PHK massal di industri teknologi global masih terus berlanjut di tahun 2023.

Di awal tahun 2023 ini, Microsoft menjadi raksasa teknologi yang terbaru yang akan melakukan PHK massal karyawan.

Dilansir dari Reuters, Microsoft berencana untuk melakukan PHK massal yang berdampak pada divisi SDM dan engineer.

Tak main-main, Microsoft disebut akan memecat 11.000 karyawan dari berbagai divisi.

Baca Juga: Amazon memberhentikan 18.000 pekerja perusahaan dan teknologi

Sky News melaporkan bahwa jumlah karyawan yang dipecat sekitar 5% dari total seluruh karyawan Micorsoft.

Sayangnya, Microsoft menolak untuk mengomentari laporan PHK massal tersebut.

Per 30 Juni 2022, Microsoft memiliki sekitar 221.000 karyawan full-time, 122.000 diantaranya berada di AS dan 99.000 lainnya merupakan karyawan internasional.

Baca Juga: Microsoft Resmi Hentikan Dukungan Update Untuk Windows 8.1 dan 7

Ancaman Resesi Ekonomi

Langkah Microsoft melakukan PHK massal menjadi indikasi bahwa sektor teknologi dapat terus kehilangan pekerja dalam jumlah besar.

Microsoft sendiri menjadi perusahaan raksasa ketiga setelah Amazon dan Meta yang mengumumkan penghematan sebagai tanggapan atas permintaan konsumen yang lesu pasca pandemi.

Selain itu, ancaman resesi ekonomi global pada 2023 juga memperkuat raksasa teknologi global untuk memangkas jumlah karyawan demi mengamankan cash-flow perusahaan.

Baca Juga: Microsoft Akan Integrasikan Teknologi OpenAI Untuk Tingkatkan Office

Analis Morningstar, Dan Romanoff mengatakan bahwa PHK massal Microsoft ini menjadi peringatan penting bagi industri teknologi global.

"Dari perspektif gambaran besar, PHK yang tertunda di Microsoft menunjukan lingkungan tidak membaik, dan kemungkinan terus memburuk," ujar Dan Romanoff sebagaimana dikutip dari Reuters.

(*)

Editor : Wahyu Subyanto