Nextren.com - Saat ini fasilitas kesehatan, seperti Rumah Sakit dan Puskesmas, kewalahan melayani pasien Covid-19 yang membludak.
Tak heran jika berita-berita antrian pasien di UGD, kehabisan oksigen, hingga ambulance, menjadi kabar yang kita dengar setiap saat.
Karena itu pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 yang tidak bergejala dan bergejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri di rumah maupun karantina terpusat di pusat isolasi.
Untuk itu pemerintah menghadirkan Program telemedicine gratis bagi pasien positif COVID-19 bergejala ringan yang sedang isolasi mandiri di rumah.
Baca Juga: Tips Cegah Penularan Covid-19 Varian Delta Kepada Anak Menurut Halodoc
Program ini bakal mulai berlaku Selasa 6 Juli di wilayah DKI Jakarta sebagai percobaan.
Pasien telemedicine bisa konsultasi medis gratis, termasuk paket obat gratis dari pemerintah.
Menurut Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, program ini dibuat untuk mengurangi tekanan pasien ke rumah sakit.
Kementerian Kesehatan memastikan pasien yang melakukan isolasi mandiri untuk tetap memperoleh layanan kesehatan.
Layanan kesehatan ini berupa telemedicine yang merupakan konsultasi kesehatan secara virtual yang bisa diakses kapan pun dan dimana pun oleh pasien.
Untuk tahap awal, fasilitas ini hanya berlaku untuk area Jakarta.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memahami bahwa pasien positif COVID-19 yang sedang isolasi mandiri butuh konsultasi, butuh ketenangan, diperhatikan, dan tahu bahwa mereka menerima pengobatan yang benar.
Untuk itu Kementerian Kesehatan menyediakan layanan telemedicine karena kalau harus datang ke rumah sakit untuk konsultasi dengan dokter akan susah dan akan menambah risiko penularan.