TikTok Perluas Fitur Kontrol Orang Tua, Bisa Atur Komentar di Video Anak

Rabu, 18 November 2020 | 11:00
pikist.com

TikTok

Nextren.com -TikTok menjadi platform yang digemari segala umur di Indonesia.

Dari yang umur 4 tahun hingga ke 50 tahun sudah mengerti bagaimana menggunakan TikTok.

Untuk anak-anak yang menggunakan TikTok mungkin orang tua tidak perlu khawatir lagi.

TikTok mengumumkan akan memperluas rangkaian fitur kontrol orang tua yang disebut Family Pairing.

Fitur ini mungkin cukup membantu bagi orang tua yang tidak bisa 100 persen memantau anak dari dekat.

Baca Juga: TikTok Pastikan Bisa Masuk ke India Lagi, Menyusul PUBG Mobile

Family Pairing pertama kali diluncurkan pada bulan April, yang saat itu berguna orang tua untuk menautkan akun mereka ke anak mereka untuk mengelola waktu layar, pesan langsung dan apakah akun remaja tersebut akan berada dalam mode dibatasi atau tidak.

Mode khusus yang membatasi umpan TikTok ke satu set lebih aman dari konten yang lebih dimoderasi.

Family Pairing yang saat ini diperluas bisa untuk memberikan alat tambahan kepada orang tua untuk mengelola berbagai aspek akun remaja mereka serta privasi mereka di platform video sosial.

Pembaruan ini diluncurkan kemarin (17/11), agar orang tua dapat menyesuaikan berbagai pengaturan kontrol orang tua untuk remaja mereka.

Seperti apa detil fitur berguna ini? Yuk simak di halaman berikutnya.

Mereka sekarang dapat mengaktifkan atau menonaktifkan kemampuan remaja untuk mengakses kotak pencarian di aplikasi, tempat mereka dapat mencari konten, pengguna, hashtag, dan suara.

Orang tua juga dapat memilih untuk sekarang mengaktifkan atau menonaktifkan kemampuan pengguna lain untuk melihat video yang disukai anak di profil mereka.

Serta mereka dapat membatasi siapa yang diizinkan untuk mengomentari video remaja mereka dengan memilih semua orang, teman, atau tidak seorang pun.

Terakhir, mereka dapat memilih untuk mengalihkan akun anak dari publik ke pribadi.

Akun anak juga bisa diaktifkan untuk membatasi kemampuan untuk ditemukan hanya pada orang-orang yang diketahui dan disetujui.

Bagi anak kecil mungkin wajar mengatur hal ini, karena mereka hanya mau menonton.

Namun untuk anak remaja yang sudah mengerti bagaimana mengubah pengaturan bisa saja diam-diam tidak mau mengikuti aturan orang tua mereka.

Apalagi akun pribadi untuk anak memang baik, namun akun publik akan mendapat lebih banyak penayangan dan jika beruntung menjadi viral.

Melansir Tech Crunch, fitur ini akan dihadirkan secara merata ke seluruh negara atau worldwide.

(*)

Editor : Wahyu Subyanto

Sumber : Tech Crunch

Baca Lainnya