Hacker Tembus Sistem Keamanan Binance, Berhasil Curi 7 Ribu Bitcoin

Rabu, 08 Mei 2019 | 12:15
blokt.com

Bursa Crypto, Binance berhasil diretas

Laporan wartawan Nextren, Nicolaus Prama

Nextren.com – Situs bursa Cryptocurrency populer, Binance mengalami kebocoran sistem keamanan pada Selasa, (7/5/2019).

Para hacker berhasil menjebol sistem keamanan Binance, bursa Crypto dengan volume harian terbesar saat ini.

Akibatnya, para hacker berhasil mencuri sejumlah 7 ribu bitcoin atau setara dengan Rp 579,4 miliar.

Baca Juga : Hacker Bisa Pakai Email Microsoft Untuk Curi Aset Cryptocurrency

Para hacker tersebut meretas dengan menggunakan metode phishing dan virus untuk mengambil sejumlah kode 2FA atau 2 step authentications dan kode API selain berbagai informasi dari server Binance.

Menurut Binance, para hacker berhasil mempengaruhi sebuah transaksi bitcoin yang terbagi menjadi 58 konfirmasi.

Bukti transaksi pencurian hacker

Dari 58 kegiatan konfirmasi tersebut, para hacker berhasil mendapatkan lebih dari 7 ribu Bitcoin (BTC) dengan withdraw paling besar sejumlah 670 BTC.

CEO Binance, Changpeng Zhao, menulis dalam laman Binance bahwa Bitcoin yang dicuri berasal dari Hot Wallet, atau cadangan Bitcoin milik Binance yang hanya mengandung 2% dari total Bitcoin yang dimiliki Binance.

CZ juga mengungkapkan bahwa wallet lain Binance sama sekali tidak terdampak dan memohon para konsumen untuk tetap tenang.

Untuk sementara, segala bentuk transaksi di baik deposit dan penarikan akan dihentikan untuk melakukan pengecekan sistem.

Zhao memperkirakan, cek sistem ini memakan waktu hingga 1 minggu.

Baca Juga : Microsot Resmi Rilis Layanan Cloud Computing Mendukung Blockchain

Meski kegiatan deposit dan penarikan dana tidak dapat dilakukan, tetapi untuk kegiatan trading masih dapat dilakukan.

Sebagai konsekuensi, Binance akan melakukan sesi tanya jawab melalui akun twitter resmi Binance pada hari ini, Rabu, 8 Mei 2019.

(*)

Editor : Kama

Baca Lainnya