Gawat! Hacker Dari Rusia Bisa Ubah Hasil Suara Pemilu di Florida

Senin, 29 April 2019 | 18:15
softsolutionlab.com

Cyber crime

Laporan Wartawan NexTren, Arif Budiansyah

NexTren.com -Seringkali kita jumpai pemberitaan dari seorang hacker yang melakukan peretasan baik itu untuk meraup keuntungan pribadi atau dengan niat lainnya.

Dilansir dari Ubergizmo, baru-baru ini disinyalir bahwa ada oknum peretas yang dapat masuk kesistem pemilu di negara bagian Amerika Serikat yaitu, Florida.

Marco Rubio, Senator Florida, mengungkapkan dalam sebuah wawancara kalau ada kejahatan cyber yang dilakukan hacker asal Rusia untuk mengubah catatan hasil suara pemilu.

Rubio menambahkan,bukan hanya para peretas dapat mengakses sistem, mereka bahkan memiliki kemampuan untuk mengubah data daftar pemilih.

Baca Juga : Aplikasi KPU Pemilu 2019 Kalahkan Whatsapp di Play Store, Jadi Aplikasi Gratis Terbaik

Menurut The New York Times, para hacker mengawali peretasan dengan meniru email dari sebuah perusahaan yang menjual peralatan pemilihan elektronikdi Florida.

Beberapa pemilih sebenarnya sudah melihat kejanggalan karena mereka menerima email dengan kosa kata bahasa inggris "british" dari akun Gmail-nya.

Namun, beberapa pemilih lain yang tidak terlalu mementingkannya terlanjur mengklik email tersebut, lalu para hacker pun berhasil masuk kedalam sistem.

Menurut Senator Rubio, para hacker dapat memperoleh akses ke suatu sistem dengan mudah danlalu mereka pun mengacak-ngacak data pemilih.

Baca Juga : Beri Peringatan, Hacker Tembus Microsoft Outlook Berbulan-Bulan

Biro Investigasi Federal atau FBI, sampai saat ini menutup rapat informasi dari kasus tersebut, tentang daerah di Florida mana saja yang terjadi peretasan.

Sama seperti temuan laporan Komite Intelejen Senat tahun lalu, mengklaim bahwa para peretas kali ini juga terafiliasi di negara Rusia yang mengincar sistem pemerintahan.

Tindak kejahatan dalam ranah cyber memang terlihat sedikit ekstrim, pasalnya mereka melakukan sebuah upaya kejahatan yang tidak terlihat oleh kasat mata.

Selain itu, banyak sekali teknik peretasan dengan berbagai cara, yang paling terkenal saat ini adalah serangan DDoS yang digadang-gadang bisa melumpuhkan sistem perusahaan Facebook.

Semoga saja, untuk kasus pemilihan umum apalagi sekelas pilpres serempak di Indonesia tidak ada campur tangan dari para hacker.

Editor : Wahyu Subyanto

Baca Lainnya