Fakta Orang Indonesia Doyan Konten Video, Habiskan Kuota Data Lebih 5GB Sebulan

Jumat, 21 Desember 2018 | 20:00
KOMPAS.com/ GITO YUDHA PRATOMO

Ronni Nurmal, VP Network Services Ericsson Indonesia, di acara Ericsson Mobility Review di Jakarta, Kamis (20/12/2018)

Nextren.com - Kawasan Asia Tenggara menduduki peringkat ke empat sebagai wilayah yang paling banyak menyedot bandwidth data internet mobile, yakni sebesar 2,2 Exabyte per bulan. Data tersebut berasal dari laporan Ericsson Mobility Review terkini yang dijabarkan dalam sebuah acara paparan hasil penelitian di Jakarta, Kamis (20/12/2018). Bagaimana dengan warga Indonesia, berapa banyak kuota internet mobile yang dihabiskan tiap bulannya oleh para warganet Tanah Air ? Menurut Ronni Nurmal, Head of Network Solutions Ericsson Indonesia, pengguna smartphone di Indonesia bisa dikategorikan sebagai “heavy user” internet mobile.

Baca Juga : 22 Aplikasi Android Ini Sedot Baterai dan Kuota Data, Masih Berbahaya Meski Sudah DihapusPasalnya, per orang rata-rata menghabiskan kuota data lebih dari 5 GB data setiap bulan. Menurut Ronni, angka konsumsi data internet mobile di Indonesia ini meningkat dari catatan tahun sebelumnya. Pemicunya tak lain adalah tren video yang semakin signifikan. Berdasarkan survei yang dilakukan pihak Ericsson, Ronni mengungkapkan bahwa peningkatan tersebut sudah terjadi sejak 2017.

Baca Juga : Nonton Video YouTube Tanpa Kuota? Ini Solusi Hebat Tanpa Ngadat.

Saat itu konsumsi data individu per bulan di Indonesia masih di bawah 5 GB. "Terjadi perpindahan dari 2017 ke 2018. Pengguna yang memakai paket data kurang dari 1 GB jumlahnya turun.""Yang memakai 5 GB juga turun. Artinya, pemakaian mereka naik di atas 5 GB," ungkap Ronni.Menurut Ronni, konten internet yang semakin didominasi oleh video itulah yang menyebabkan terjadinya peningkatan.

Baca Juga : Takut Kehabisan Kuota Data? Ini Kebutuhan Data Saat Nonton YouTubeDitambah lagi kualitas video yang semakin baik membuat kapasitasnya semakin besar. Dengan begitu pemakaian data pun ikut terdongkrak. "Pemakaian lebih besar ini dipicu oleh video.""Resolusi gambar semakin bagus, kemudian medsos yang memuat konten video juga berpengaruh," kata Ronni. "Misalnya penggunaan WhatsApp. Trafik WhatsApp naik tapi apa cuma karena chat?"

Baca Juga : Super 4G Unlimited Smartfren Dilanjutkan, Malah Ada 4 Kuota Data Besar Mulai Rp 30 ribu

Tidak, itu video juga. Banyak video yang dikirim lewat WhatsApp. Itu salah satu pemicunya," lanjutnya. Ia pun menambahkan bahwa pada 2024 mendatang, tren ini diprediksi akan semakin meningkat. Apalagi penetrasi jaringan 5G akan mulai berkembang pesat di 2024. Bahkan khusus untuk wilayah Asia Tenggara, dari jumlah data yang semula hanya menghabiskan 2,2 Exabyte setiap bulan, akan meningkat hingga 16 Exabyte per bulannya. "Mobile subscription akan meningkat. User akan tertarik menggunakan paket data dan mobile internet ketimbang telepon atau SMS,” pungkasnya.(Yudha Pratomo)Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebulan, Berapa Banyak Kuota Internet yang Dihabiskan Orang Indonesia?

Editor : Wahyu Subyanto

Baca Lainnya