Follow Us

Pakai Belerang, Baterai Ponsel Sony Lebih Awet

Reska K. Nistanto - Senin, 21 Desember 2015 | 12:48
Sel baterai yang ditambahkan di penutup bagian belakang iPhone 6 untuk menambah daya tahan baterai.
Intelligent Energy

Sel baterai yang ditambahkan di penutup bagian belakang iPhone 6 untuk menambah daya tahan baterai.

Sony dulunya adalah perusahaan pembuat baterai yang sukses, bahkan juga menjadi salah satu perusahaan yang menjual baterai Lithium-ion untuk pertama kalinya pada 1991.Walau beberapa belakangan ini bisnisnya menurun, namun Sony dalam beberapa tahun ke depan ingin kembali merajai pasar dengan memperkenalkan teknologi baterai baru.Dilaporkan oleh G for Games, dan dikutip Nextren, Senin (21/12/2015), Sony sedang membuat baterai kapasitas tinggi dengan bahan belerang, alih-alih lithium.Selain itu, baterai berbahan belerang Sony diharapkan bisa dibuat 30 persen lebih kecil dari baterai lithium yang beredar saat ini dengan kapasitas yang sama.Dengan demikian, secara teknis produsen smartphone bisa membuat gadget yang lebih kecil atau tipis jika memakai baterai ini.Menurut laporan tersebut, baterai berbahan belerang buatan Sony didesain untuk bisa menyimpan energi 40 persen lebih banyak.Sebagai gambaran, jika baterai iPhone 6s ditenagai oleh baterai belerang buatan Sony tadi, daya tahannya diperkirakan bisa mencapai 14 jam browsing internet.Masalah saat ini adalah, baterai dengan bahan belerang elektrodanya akan larut dalam elektrolit setiap kali diisi ulang, sehingga makin lama bisa mengurangi kapasitas baterai maksimumnya.Sony menemukan cara untuk mengatasi hal tersebut dengan membuat formula baru elektrolitnya. Kini Sony sedang memverifikasi keamanan produknya sembari menyiapkan jalur produksinya.Diperkirakan, Sony mulai memproduksi massal baterai berbahan belerang ini mulai 2020 nanti.

Source : G For Games

Editor : Nextren

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest