Teknologi Implan Berhasil Bikin Tiga Orang Difabel Berjalan Lagi

Kamis, 01 November 2018 | 22:18
akmedicaltourism.com

Teknologi implan baru membantu difabel untuk berjalan kembali.

Laporan Wartawan NexTren, David Novan Buana

NexTren.com -Tiga orang difabel bisa berjalan kembali, bukan karena mukjizat tetapi karena teknologi canggih di bidang implan.

Teknologi ini merupakan hasil karya dari dokter diSwiss, dengan menggunakan komponen implan yangdimasukkan ke dalam tubuh tiga pasiennya.

Implan tersebut dipasangkan di dalam tulang belakangpasien, dan melaluinya sinyal dari otak ke anggota tubuh diperkuat.

Baca Juga : Honda Dan Tiga Universitas Teknologi Kembangkan AI Yang Bisa Belajar

Temuan yang menakjubkan ini sendiri telah diterbitkan di dalam jurnal ilmu pengetahuan bernama Nature.

Menurut laporan dari BBC, patien pertama yang disembuhkan menggunakan cara ini adalah pria Swiss berusia 30 tahun bernama David M'zee.

David mengalami kerusakan tulang belakang yang parahdi dalam kecelakaan ketika berolahraga, dan dokter memvonisnya hidup tanpa bisa berjalan lagi.

Berkat implanyang dikembangkan oleh tim dari Ecole Polytechnique Federale de Lausanne (EPFL), dia bisa berjalan lebih dari setengah mil.

Pasien kedua, Gertan Oskan, insinyur berusia 35 tahun dari Belanda terlempar keluar dari mobilnya tujuh tahun yang lalu.

Hadiah ulang tahun yang diberikan oleh dokter saat itu adalah dia akan mengalami kelumpuhan seumur hidupnya.

Setelah menggunakan implan tersebut, meskipun belum bisa berlari, tetapi Gertan sudah mulai bisa bergerak lagi.

Baca Juga : Teknologi Terbaru Hasilkan Air Dari Udara, Sama Seperti Mukjizat

Sedangkan pasien ketiga adalah Sebastian Tobler,orang Jerman berusia 48 tahun yang gemar bersepeda.

Akibat kecelakaan ketika sedang bersepeda, Sebastian terlempar dan tulang punggungnya mengalami cedera yang membuatnya lumpuh.

Kini dia bisa kembali bersepeda dengan menggunakan model khusus yang dikayuh dengan menggunakan tangan dan kakinya.

Pelajaran yang bisa diambil dari sini bukan hanya teknologi canggih bisa membantu kehidupan, tetapi juga pentingnya menjaga keamanan tulang punggungmu.

Karena semua fungsi tubuh bergantung dari jalan tol yang menghubungkan semua saraf ke otakmu ini.(*)

Editor : Wahyu Subyanto

Sumber : BBC

Baca Lainnya