nextren.com - vivo resmi menghadirkan X Fold5 ke pasar Indonesia dengan janji menaikkan standar ponsel lipat premium.
Kombinasi bobot super ringan, baterai 6000mAh—terbesar untuk kategori foldable—serta sertifikasi tahan air dan debu menghadirkan perangkat yang tidak hanya mengejar gaya, tetapi juga daya tahan dan produktivitas.
Tagar kampanye #SoLightSoStrong terasa relevan: portabilitas tanpa kompromi, plus ketangguhan yang jarang ditemui di segmen ini.
Peluncuran vivo X Fold5
Fitur unggulan vivo X Fold5
X Fold5 hadir dengan bobot 217 gram untuk varian Titanium Gray dan 226 gram untuk varian Feather White.
Ketika dibuka, perangkat ini hanya setebal 4,3 mm, menjadikannya salah satu foldable tertipis.
Saat terlipat, varian Titanium Gray memiliki ketebalan 9,2 mm, sedangkan Feather White 9,7 mm.
Dari sisi perlindungan, perangkat ini menjadi foldable pertama dengan sertifikasi ganda IPX8 dan IPX9 untuk ketahanan terhadap air, serta IP5X untuk perlindungan debu.
Arsitektur 2nd Gen Armor yang memadukan Ultra‑Thin Glass (UTG), lapisan film anti-benturan, dan engsel yang diperkuat memastikan daya tahan lipatan dalam penggunaan jangka panjang.
Keunggulan lain dari vivo X Fold5 adalah layarnya. Layar utama berukuran 8,03 inci mengusung teknologi Ultra Vision 2K+ E7 dengan LTPO 8T yang mendukung refresh rate adaptif 120Hz, resolusi 2480×2200, kepadatan 412 ppi, serta kecerahan puncak hingga 4.500 nits.
Baca Juga: vivo V60 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Dari Rp6.999 Juta