Gesture dan voice control memungkinkan pengguna memulai atau menghentikan rekaman hanya dengan gerakan tangan atau perintah suara.
Stabilitas rekaman dijaga oleh HorizonSteady dan RockSteady 3.0, sementara GyroFrame dan Intelligent Tracking memudahkan pengguna melacak objek sekaligus mengatur komposisi secara otomatis.
Untuk proses editing, DJI Osmo 360 mendukung multi-platform melalui DJI Mimo, DJI Studio, hingga plugin untuk Adobe Premiere.
Osmo 360 juga dapat difungsikan sebagai action cam dalam mode single-lens. Kamera ini mendukung perekaman video flat 5K/60fps dengan sudut ultra-wide 155°.
Ada pula Boost Video Mode yang menawarkan tampilan hingga 170° dengan perekaman 4K/120fps.
Menariknya, pengguna dapat berpindah dari lensa depan ke lensa belakang tanpa perlu menghentikan rekaman, sehingga sangat ideal untuk vlog perjalanan.
Dengan bobot hanya 183 gram dan penyimpanan internal 105GB, DJI Osmo 360 sangat praktis dibawa bepergian.
Kamera ini tahan digunakan pada suhu ekstrem hingga -20°C dan mampu merekam hingga 100 menit pada resolusi 8K/30fps.
Dengan Battery Extension Rod, daya tahan perekaman bisa diperpanjang hingga 180 menit.
Baca Juga: Pre-Order iPhone 16 Series Lewat Erajaya Hadirkan Beberapa Benefit
Pengisian cepatnya memungkinkan perangkat terisi 50% hanya dalam waktu 12 menit.
Dari sisi audio, teknologi OsmoAudio™ Direct Microphone Connection memungkinkan dua pemancar mikrofon DJI terhubung langsung tanpa receiver tambahan, menghadirkan kualitas audio setara studio.
Paket dan Harga di Indonesia