Tesla Jual Lebih dari 422 Ribu Mobil Listrik di Q1 2023, Rekor Baru!

Senin, 03 April 2023 | 12:13
BBC

Ilustrasi penjualan mobil listrik Tesla yang mencapai rekor baru.

Nextren.com -Tesla berhasil mencatatkan rekor baru dalam hal pengiriman produk mobil listrik perusahaan.

Per hari Minggu (2/4), produsen mobil listrik asal Amerika Serikat ini berhasil mengirimkan 422.875 mobil listrik di kuartal pertama 2023 (Q1 2023).

Hal ini diungkap langsung oleh perusahaan dalam laporan produksi dan pengiriman pertamanya di tahun 2023.

Jumlah total pengiriman mobil listrik Tesla untuk kuartal ini naik hingga 36% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022 dengan 310.048 pengiriman.

Jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (Q4 2022), pengiriman mobil listrik Tesla mengalami pertumbuhan sekitar 4%.

Berdasarkan beberapa analisis, jumlah pengiriman kuartal pertama mobil listrik Tesla diprediksi masih bisa meningkat hingga430 ribu - 432 ribu.

Minurut data dari Refinitiv, pengiriman kuartal pertama diproyeksikan mampu menembus jumlah 430.008 unit.

Sedangkan estimasi yang dikumpulkan oleh FactSet (via Wall Street Journal) mengharapkan Tesla akan mampu mengirimkan 432 ribu unit kendaraan untuk Q1 2023.

Baca Juga: Tesla Pamerakan Sistem Gaming di Mobil Listrik Model X, Keren Banget!

Model Terlaris

Dilansri dari Reuters,Tesla Model 3 dan Tesla Model Y menjadi mobil listrik terlaris perusahaan sepanjang Q1 2023.

PengirimanModel 3 dan Y di Q1 2023jika digabungkan menjadi 421.371 unit.

Sementara itu, Tesla Model S dan X yang memiliki harga lebih tinggi terjual 19.437 unit.

Angka produksi mobil listrik Tesla sendiri mencapai 440.808 pada kuartal ini.

Baca Juga: Mantan Bos Tesla: Sistem Autopilot di Mobil Listrik Hanya Omong Kosong

Kesuksesan pengiriman mobil listrik Tesla di Q1 2023 tak terlepas dari kebijakan pemangkasan harga produk yang diterapkan sejak Januari 2023.

Tesla memangkas harga seluruh jajaran mobil listriknya hingga 20% dari harga normal untukwilayah Asia, Eropa, Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Afrika.

Pemotongan harga tersebut membuat mobil listrik Tesla menjadi lebih terjangkau bagi lebih banyak masyarakat.

Di Amerika Serikat, Tesla Model 3 dan Model Y mendapat diskon hingga 20%. Tesla Model Y saat ini dibanderol dengan harga USD 53.990 dari harga normal USD 65.990.

Jika dikalkulasikan, harga Tesla Model Y turun sebanyak USD 13.000 atau sekitar Rp 195 juta.

Baca Juga: Elon Musk Sebut Mobil Listrik China Jadi Pesaing Utama Tesla

Reuters melaporkan bahwa para investor telah mengamati pertaruhan pada kebijakan pemotongan harga Elon Musk.

Meski penjualan mengalami peningkatan, para investor masih khawatir dengan margin laba yang terlalu tipis untuk mobil listrik Tesla.

"Mereka menunjukan akselerasi, tapi mereka tidak berakselerasi ke tingkat yang diharapkan Elon Musk," ujar Gene Munster, Managing Partner di Deepwater Asset Management sebagaimana dikutip dari Reuters.

Elon Musk sendiri mengharapkan Telsa mampu mengirimkan 2 juta kendaraan sepanjang tahun 2023.

(*)

Editor : Wahyu Subyanto