Teknologi Perusahaan China Ini Bisa Deteksi Karyawan yang Mau Resign

Senin, 21 Februari 2022 | 21:15
Freepik

Saat yang tepat untuk resign dari pekerjaan.

Nextren.com - Sangfor Technologies, sebuah perusahaan teknologi di Shenzhen, China, dikecam karena ketahuan memantau aktivitas karyawannya.

Sangfor memiliki sistem yang bisa memprediksi karyawan yang hendak mengundurkan diri (resign) dari perusahaan.

Dari mana perusahaan mendapatkan data prediksi niat karyawan resign itu?

Ternyata data itu diambil dari aktivitas online pegawai selama bekerja di kantor.

Perusahaan analitik data Qichacha menyatakan bahwa Sangfor Technologies bisa mengawasi beragam aktivitas, misalnya memeriksa situs rekrutmen kerja dan melihat kiriman e-mail lamaran kerja.

Baca Juga: YouTuber Agung Hapsah Unggah Video Setelah Vakum, Netizen: Baru Inget Password!

Lalu sistem akan membuat daftar peringkat, isinya nama-nama pegawai yang berpotensi tertinggi untuk mengundurkan diri (resign).

Menurut Qichacha, sistem di Sangfor Technologies ini dibangun langsung oleh perusahaan.

Tahun 2018, Sangfor Technologies mengajukan paten sistem yang bisa membaca informasi dari pegawai ke media sosial, e-mail, dan situs web rekrutmen.

Seorang mantan pegawai Sangfor Technologies yang mengaku telah dipecat oleh perusahaan, membaut kasus ini terungkap.

Dia tunjukkan sebuah screenshot, diduga sistem analisis pengunduran diri di Sangfor Technologies.

Menurut mantan pegawai Sangfor Technologies itu, lewat postingan di media sosial MaiMai, bosnya tahu persis apa yang ia lakukan selama jam kerja.

Namun Sangfor Technologies seperti enggan menanggapi kasus ini, dan belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Hal yang mirip ternyata juga dialami beberapa mantan karyawan perusahaan di China.

Baca Juga: iPhone 13 Pro Max vs Samsung Galaxy S22 Ultra, Lebih Baik Mana?

Namun belum bisa diketahui pasti seberapa banyak perusahaan di China yang menerapkan sistem pelacakan seperti itu.

Mungkin saja jumlahnya tidak sedikit, dan indikasinya terlihat dari tagar "jangan pernah mengirim lamaran kerja menggunakan WiFi kantor" yang dibagikan di media sosial Weibo, dilansir dari Insider, Minggu (20/2/2022).

Tagar itu telah direspon oleh lebih dari 1,3 juta pengguna Weibo.

Editor : Wahyu Subyanto

Baca Lainnya