Elon Musk Klaim SpaceX Bakal Mendaratkan Roket di Mars Sebelum 2030

Rabu, 24 Maret 2021 | 11:05
Bill Ingals

Roket SpaceX Falcon 9 meluncurkan misi Crew Dragon Demo-2 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan astronot NASA Bob Behnken dan Doug Hurley, pada 30 Mei 2020, di Kennedy Space Center NASA di Florida.

Nextren.com - Elon Musk merupakan pemilik sekaligus pemimpin perusahaan Tesla dan SpaceX.

Pria berusia 50 tahun itu pun dikenal sebagai pribadi yang nyentrik dan kerap kali menghadirkan sesuatu yang tak terduga.

Ambisinya untuk membentuk kehidupan baru di luar bumi pun menjadi salah satu rencana masa depannya.

Pengembangan yang terus diupayakan pada SpaceX sebagai perusahaan ruang angkasanya itu pun menjadi salah satu buktinya.

Baca Juga: Pesawat Ruang Angkasa SpaceX Meledak Saat Uji Coba Pendaratan

Kali ini Elon Musk juga baru saja membagikan rencananya untuk beberapa tahun mendatang.

Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @elonmusk, ia menyatakan bahwa SpaceX akan mendaratkan roket di Mars sebelum tahun 2030.

Tweet tersebut ditemukan melalui komentar Elon Musk pada unggahan dari warganet lainnya.

"SpaceX akan mendaratkan Starships di Mars jauh sebelum tahun 2030," ungkapnya.

Dalam cuitan itu juga iya menyebutkan bahwa kendala yang sangat sulit saat ini adalah membuat pangkalan Mars Alpha mandiri.

Baca Juga: Elon Musk Janji Naikkan Kinerja Internet Satelit Starlink ke 300Mbps!

Dihimpun dari Reuters, perusahaan ruang angkasa swasta itu pun digadang-gadang telah mengumpulkan sekitar 850 juta USD yang setara dengan Rp 12 triliun untuk pembiayaan ekuitas.

Elon Musk Ingin Membangun Negara di Mars

Dengan adanya laporan terbaru ini, isu yang menyatakan Musk ingin 'kabur' dari bumi semakin kuat.

Baca Juga: Bill Gates Tidak Tertarik Dengan Bitcoin, Ternyata Ini Alasannya

Elon Musk dinilai akan membangun negara di Mars dan proyek yang dilakukannya sejauh ini disinyalir untuk mengembangkan roket satu arah.

Jadi, Musk disinyalir hanya akan membuat roket yang bisa dengan selamat mendarat di Mars tanpa bisa kembali ke bumi.

Laporan yang dihimpun dari Gizchina pun menyebut kalau Musk pernah memberikan pandangan terkait pemerintah di Mars.

"Untuk layanan yang diberikan di Mars, layanan yang dikirim ke Mars dengan pesawat ruang angkasa antarbintang atau pesawat ruang angkasa kolonial lainnya, semua pihak harus mengakui bahwa Mars adalah planet bebas, dan tdak ada pemerintah Bumi yang memiliki kekuasaan untuk menyatakan atau mengklaim kedaulatan atas Mars," ucap Musk.

Baca Juga: NASA dan SpaceX Tanda Tangani Perjanjian Agar Tidak Ada Tabrakan Roket

KOMPAS.COM
AFP/Getty Images VIA CNBC

Elon Musk

Dalam konferensi SXSW beberapa waktu lalu juga Musk pernah mengatakan hal senada.

"Kemungkinan besar, pemerintahan Mars akan dibentuk dalam bentuk demokrasi langsung," ungkap Elon Musk, dikutip dari Gizchina.

Mungkinkah hal ini akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan?

(*)

Editor : Kama

Baca Lainnya