Tim Cook Bahas Kasus Black Lives Matter dan COVID-19 di WWDC 2020

Selasa, 23 Juni 2020 | 11:43
YouTube /Apple

Tim Cook saat pembukaan acara WWDC 2020 secara online.

Nextren.com - Tim Cook, CEO Apple secara resmi membuka ajang World Wide Developers Conference (WWDC) 2020.

WWDC 2020 secara resmi dibuka secara online melalui channel YouTube Apple pada hari Selasa dini hari (23/6) , waktu Indonesia.

Seperti yang kita tahu, kasus pandemi COVID-19 telah menjadi salah satu penyebab beralihnya metode penyelenggaran acara tahunan tersebut.

Cook mencatat bahwa konferensi selama seminggu virtual tahun ini telah dibuka secara gratis untuk 23 juta pengembang, serta siapa saja yang tertarik untuk hadir.

Baca Juga: Gara-Gara Dugaan Hacking, Keluarga Kartel Narkoba Tuntut Apple

Menariknya, dalam pidato awal, Cook menyoroti dua kasus yang saat ini sedang hangat diperbincangkan yaitu Black Lives Matter dan COVID-19.

Pidato itu bertujuan untuk mewujudkan visi perusahaan Apple yang ingin membangun masa depan dengan kesetaraan.

"Misi kami selalu membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik," tuturnya dalam video di channel perusahaan.

Baca Juga: CEO Apple Buka Suara Soal Kerusuhan di AS dan Dukung Adanya Kesetaraan

Ia menambahkan, "Dan kami berkomitmen untuk menjadi kekuatan untuk perubahan."

Hal ini nampaknya cukup sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Cook beberapa waktu lalu, di mana ia menyatakan dukungan pribadinya terhadap kasus demonstrasi Black Lives Matter tersebut.

Artinya, Apple dapat dikatakan masuk ke dalam jajaran perusahaan yang mendukung gerakan kesetaraan seperti Google dan Twitter.

Meskipun kita tahu kalau Apple Store kala itu sempat menjadi target penjarahan oknum demonstran.

Baca Juga: iPhone Jarahan Demonstran AS Tak Bisa Dipakai atau Dijual Karena Dikunci Jarak Jauh

(Twitter @SamWoodlll)
(Twitter @SamWoodlll)

Penjarahan Apple Store saat demonstrasi di AS 31 Mei 2020

Tapi hal itu tidak membuat Cook justru berbalik membalas apa yang telah merugikan perusahaannya.

Ia malah berkata bahwa saat ini CEO tidak harus lagi berfokus pada keuntungan saja, namun petinggi perusahaan juga harus peduli dengan apa yang terjadi di lingkungannya.

Selain dukungan terhadap aksi Black Lives Matter, Tim Cook juga menyinggung kasus COVID-19.

Baca Juga: iOS dan iPhone Akan Berubah Nama! Gebrakan Baru Apple

Dalam pidatonya, Bos Apple tersebut mengungkapkan dampak terhambatnya produk-produk Apple kepada para pelanggannya.

Ia menyatakan, pesanan online yang harus membuat pelanggan menunggu hingga beberapa membuat pengguna Apple tidak bisa secara optimal dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.

Baca Juga: Apple Bakal Hadirkan Trade In Dengan Hape Android di Cina

Namun hal ini sepertinya akan terus dilakukan oleh Apple hingga beberapa bulan ke depan.

Pasalnya di Amerika Serikat sendiri, Apple telah berencana untuk menutup kembali beberapa toko resminya karena kembali melonjaknya kasus COVID-19.

(*)

Editor : Wahyu Subyanto

Baca Lainnya