Inilah Smartwatch Pertama di Dunia Dari Seiko, Sudah Ada Sejak 1988

Kamis, 11 Juni 2020 | 18:30
Engadget

Seiko Ruputer

Nextren.com -Smartwatch merupakan perangkat AIoT yang selama pandemi ini mengalami penurunan yang tidak begitu signifikasi daripada smartphone.

Perangkat tersebut berguna untuk membuat pengguna terhubung dengan smartphone dan bisa juga sebagai alat untuk kebugaran.

Meski di tahun 2020 ini sudah beberapa brand yang menghadirkan inovasi produk smartwatch mereka, tetap saja terdapat pendahulunya.

Seiko Ruputer diklaim menjadi perangkat smartwatch pertama yang hadir pada tahun 1988.

Baca Juga: Pasar Smartwatch dan Smartband Melonjak 30 Persen Hingga 72,6 Juta Unit

Masalah ukuran, usia baterai, dan utilitas yang dimiliki mesin tersebut di 22 tahun yang lalu adalah masalah yang sama dengan yang ada saat ini.

Ruputer juga disebut sebagai OnHand PC merupakan jam tangan konsumen pertama yang dapat menjalankan aplikasi dan terhubung ke PC, melalui stasiun dok.

Bila pada smartwatch saat ini bisa digunakan dengan touch screen, dulu Ruputer memilikijoystick delapan arah di bawah layar.

Dengan alat bantuan tersebut, pengguna dapat menulis memo, membuat janji temu kalender dan memperbarui daftar tugas yang harus dilakukan.

Baca Juga: Fitbit Akan Hadirkan Smartwatch Untuk Anak Dengan Jaringan 4G

Pengguna juga bisa mencatat pengeluaran, bermain game dan menggunakan kalkulator hanya dari pergelangan tangan Anda.

Sebagian besar smartwatch saat ini memiliki masa pakai baterai yang diukur dalam jam atau hari, terutama perangkat unggulan.

Bila kehabisan daya, pengguna juga dengan mudah bisa mengisi dengan pengisi daya layaknya smartphone.

Namun, Ruputer tidak bisa seperti itu, perangkat tersebutmenggunakan sepasang baterai arloji CR2025 standar.

Baca Juga: 5 Smartband Termurah Tapi Tetap Keren, Ada yang Tak Sampai Rp 100 Ribu

Terdapat fitur mengaktifkan sistem manajemen daya agresif, yang bila digunakan bisa mendapatkan waktu siaga tiga bulan dari itu.

Tetapi jika pengguna melakukan sesuatu di luar memeriksa waktu, daya tahan tersebut menjadi hanya bertahan 30 jam sebelum menukar baterai kembali.

Permasalahan baterai untuk saat ini dan waktu dulu menjadi permasalahan bagi smartwatch.

Melansir Engadget, selain masalah tersebut ada juga permasalahan dalam menggunakan jam tangan pintar kontemporer dengan tampilan resolusi tinggi.

Apple membutuhkan lima generasi perangkat sebelum menawarkan layar 'selalu menyala'.

Baca Juga: Spesial! Begini Desain OPPO Smartwatch yang Mirip Dengan Applewatch

Bila pada Fitbit Versa 2 layar aktifkan selalu bisa memperpanjang masa pakai baterai menjadi hanya tiga hari, turun dari enam yang diperingkat.

Dilihat dari desain smartwatch dihadirkanmenjadi lebih besar dan lebih tebal untuk mengakomodasi lebih banyak fitur dan baterai yang lebih besar.

Berdasarkan review The Gadgeteer pada tahun 2000, Ruputer juga memiliki ukuran besar dan tebal di pergelangan tangan sehingga perlu memakainya di atas kemeja, tidak di bawahnya.

Baca Juga: iPhone SE 2020 Hadir: Desain Lawas Kinerja Cerdas, Harga Rp 6 Jutaan

Namun terlepas dari ukurannya yang besar, Ruputer kurang dari fitur, meskipun ada sejumlah aplikasi pihak ketiga yang tersedia untuknya seperti Paint.

Review EW Gadget Zone menambahkan bahwa mencoba menulis teks pada perangkat tersebut sangat tidak membantu karena layar hanya berukuran dua inci.

Smartwatch saat ini sering digunakan sebagai pelacak kebugaran yang menjalankan tugas ganda sebagai layar kedua untuk ponsel pengguna.

(*)

Editor : Wahyu Subyanto

Sumber : Engadget

Baca Lainnya