Google Hadirkan Fitur Pengingat Untuk Cuci Tangan di Smartwatch

Rabu, 15 April 2020 | 11:10
9to5Google

Durasi waktu yang diberikan untuk mencuci tangan

Nextren.com - Mencuci tangan menjadi salah satu cara yang direkomendasikan untuk mencegah COVID-19.

Hal tersebut sudah disosialisasikan oleh ahli-ahli medis sejak awal penyebaran wabah yang saat ini menjadi pandemi.

Bukan sekedar cuci tangan, namun masyarakat diharuskan untuk membersihkannya secara detil.

Warga disarankan untuk menggosok seluruh bagian tangan hingga sela-sela kuku.

Baca Juga: Google Berikan Akses Layanan Kesehatan Online, Daftar Dulu di Gmaps

Untuk itu, Google sebagai perusahaan teknologi telah menemukan cara yang bisa digunakan masyarakat agar bisa mencuci tangan dengan baik dan benar.

Melansir dari 5to9Google, perusahaan tersebut telah menyematkan sebuah fitur baru untuk perangkat wearable.

Fitur ini adalah "Hand-wash Timer" yang langsung tersedia jika anda sudah mengupgrade ke versi wearable yang lebih baru.

Dengan menggunakan fitur cuci tangan tersebut, kamu nantinya akan diingatkan secara berkala untuk mencuci tangan.

Durasi dari pengingat tersebut juga bisa kamu atur sesuai keinginan.

Pada contoh gambar yang dirilis oleh 9to5Google, jam tersebut menunjukan pengingat waktu cuci tangan setiap 3 jam.

Selain itu, kamu juga bisa mengatur berapa lama waktu yang harus digunakan untuk mencuci tangan.

Setidaknya kamu meluangkan waktu 20 hingga 40 detik agar kondisi tanganmu dapat dipastikan bersih.

Baca Juga: Fitur Baru Google Maps Ini Bisa Mudahkan Pesan Makanan Saat Karantina

9to5Google
9to5Google

Tampilan fitur

Telah terbukti bahwa mencuci tangan dengan durasi tersebut dapat membunuh sel-sel virus, yang berarti mereka dapat dengan mudah disapu dengan air mengalir.

Fitur pengingat ini juga bisa dinon-aktifkan secara manual jika kamu tidak menginginkannya.

Caranya adalah dengan menekan lama notifikasi pengingat tersebut dan mematikan salurannya.

Tak ada salahnya jika kita berharap fitur ini tersedia tidak hanya di masa pandemi ini, namun juga setelahnya.

Dengan adanya fitur kesehatan tambahan pada wearable, kemungkinan perangkat tersebut dapat menjadi salah satu pilihan untuk kita bisa menjaga hidup lebih baik.

(*)

Editor : Kama

Baca Lainnya