Ini 10 Topik yang Paling Banyak Dicari di Google Indonesia Tahun 2019

Rabu, 11 Desember 2019 | 21:00
Nextren

Pembukaan Google Year In Search 2019, Veronika Utami, Head of Marketing Google

Laporan wartawan Nextren, Fahmi Bagas

Nextren.com- Google Indonesia merilis beberapa daftar pencarian teratas dalam tahun 2019.

Acara Year In Search diselenggarakan pada Rabu, 11 Desember 2019, di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini Google merilis data terpopuler berdasarkan seberapa besar tingkatan pencarian terhadap suatu topik.

Riset ini dilakukan oleh Google mulai dari awal tahun 2019 hingga awal bulan Desember lalu.

"Daftar ini berdasarkan hasil penelusuran-penelusuran yang mengalami peningkatan secara signifikan dalam pencarian dari tahun-tahun sebelumnya" ungkap Veronika saat pembukaan acara Google Year In Search 2019.

Google mengklasifikasikan kategori terpopuler ini kedalam 9 kategori.

Kategori didalamnya antara lain, Tokoh, Apa itu, Bagaimana cara, Film, Lagu, Kepergian Tokoh, Resep, Peristiwa Nasional, dan 10 Penelusuran Trending.

Kategori terbaru yang hadir pada Year In Search 2019 ini adalah resep dan kepergian tokoh.

Namun yang paling ditunggu-tunggu adalah 10 daftar penelusuran paling trending di Indonesia.

Kamu pasti udah penasaran kan apa aja yang jadi trending di Indonesia selama 2019?

Ini dia 10 daftar pencarian paling trending selama 2019 di Google Indonesia.

1. Cinta Luar Biasa

Instagram @andmeshkamaleng_
Instagram @andmeshkamaleng_

Andmesh Kamaleng

Sebagai seorang pendatang baru dunia musik, Andmesh merupakan penyanyi jebolan ajang pencarian bakat.

Lagu "Cinta Luar Biasa" menjadi trending nomer satu di daftar pencarian Google untuk negara Indonesia.

Hasil ini didapatkan berkat viralnya lagu ini sampai ke beberapa dunia yang tidak hanya Asia namun sampai Eropa.

Jika dilihat dari jumlah viewers video klip lagu ini di Youtube Channel Andmesh, video ini telah ditonton sebanyak 181juta kali selama masa penayangannya.

Ini lah yang menjadi salah satu alasan lagu Andmesh menjadi trending nomer 1 di Indonesia.

2. Pilpres 2019

Kompas.com/MAULANA MAHARDHIKA
Kompas.com/MAULANA MAHARDHIKA

KPU percepat penetapan hasil pilpres 2019

Tak heran jika Pilpres menjadi nomer 2 dengan daftar pencarian terbanyak di Google.

Tahun ini memang Indonesia memang baru selesai menghadapi pemilihan Presiden terbesar dalam sejarah negara.

Selain itu, pilpres kali ini adalah salah satu pemilihan negara demokrasi terbesar di dunia dengan total jumlah pemilih lebih banyak dari negara Amerika Serikat.

Dengan trendingnya pilpres 2019, menandakan bahwa masyarakat Indonesia tertarik untuk ikut andil dalam pemilihan presiden.

3. Dua Garis Biru

foto: montasefilm.com

Dua Garis Biru

Dua Garis Biru merupakan film yang diadaptasi dari novel karya Gina S Noer.

Film dengan kontroversi jalan cerita yang diluar kebanyakan film Indonesia ini justru menarik rasa penasaran para penontonnya.

Sebab, film ini mengangkat sisi lain dari efek pergaulan bebas dan bagaimana jika situasi tersebut terjadi pada remaja yang masih sekolah.

4. Hidup Sehat

freepik
williamperugini

Kesalahan saat berolahraga

Daya tarik pencarian di Google di tahun ini memang lebih mengarah kepada keinginan adanya perubahan.

Hal ini dilihat dari banyaknya pencarian netizen tentang bagaimana cara agar hidup sehat.

5. Bucin

YouTube Rewind 2018

Skinnyindonesian24 dalam YouTube Rewind 2018

Kata bucin atau budak cinta, saat ini memang sudah menjadi salah satu kata yang sering didengar dan digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Tapi siapa sangka, kata ini diciptakan oleh dua youtuber kakak-beradik, Jovial da Lopez dan Andovi da Lopez sejak tahun 2015 lalu.

Padahal diawal masa terciptanya kata ini, bucin hanya berasal keresahan pribadi keduanya.

Saat ini bucin sudah menjadi kata sehari-hari untuk masyarakat Indonesia yang mencintai pasangan secara berlebihan

6. KKN Desa Penari

Tribunnews,com

KKN Desa Penari

Trending pencarian tentang KKN Di Desa Penari berawal dari viralnya sebuah utas di media sosial Twitter.

Saat itu masyarakat bertanya-tanya mengenai kebenaran dari cerita tersebut.

Banyak pula youtuber yang membuat konten untuk mengklarifikasi kebenaran dari cerita yang sudah viral tersebut.

Dari kejadian ini, KKN di Desa Penari menjadi daftar pencarian terbanyak ke 6 di Google pada tahun 2019.

7. Telur Gulung

Twiiter.com/@meidielsandra

Dapat telur gulung berukuran besar

Jajanan masa kecil yang sering berada di sekolah-sekolah ternyata masuk ke dalam daftar pencarian terbanyak di Google tahun 2019.

Pencarian mengenai telur gulung ini lebih banyak mengenai bagaimana cara membuatnya.

8. Keluarga Cemara

Instagram/jkt48.zara
Instagram/jkt48.zara

Zara JKT48 berperan sebagai Euis dalam Keluarga Cemara

Film yang dibuat ulang berdasarkan judul serupa yang pernah hits di Indonesia mendapatkan reaksi yang tinggi dari masyarakat Indonesia.

Sebagai film remake, film Keluarga Cemara 2019 ini mampu meraup 1.7 penonton selama masa penayangannya di bioskop pada bulan Januari lalu.

9. Nadiem Makarim

Kompas.com
Antara Foto/ Wahyu Putro A.

Mendikbud Nadiem Makarim

Mantan bos Gojek ini menjadi salah satu tokoh yang menjadi trending pencarian Google di tahun 2019.

Nadiem merupakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia termuda yang pernah menjabat sebagai menteri.

Kemungkinan terbesar melonjaknya pencarian tentang Nadiem adalah akibat dari ditunjuknya dia sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan.

10. RUU KUHP

ANTARA FOTO
ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Mahasiswa gabungan dari berbagai universitas berunjuk rasa di Jalan Ahmad Yani, Serang, Banten, Senin (23//2019). Mereka menolak pengesahan RUU KUHP karena dinilai bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan HAM.

RUU KUHP di tahun 2019 memang menjadi salah satu topik menjadi pusat perhatian masyarakat.

Akibat polemik yang terjadi dari banyaknya RUU yang merugikan banyak pihak, akhirnya RUU KUHP mendapat banyak kecaman dan penolakan dari masyarakat.

Itu lah 10 daftar paling dicari selama tahun 2019.

Mungkin kamu salah satu pencari dari ke 10 topik paling trending Google di Indonesia.

(*)

Editor : Wahyu Subyanto

Baca Lainnya