iPhone Dilarang di Tiongkok, Perang Antara Qualcomm dan Apple Memanas

Minggu, 16 Desember 2018 | 17:44
cultofmac.com

Perseteruan antara Qualcomm dan Apple semakin sengit, minta pemerintah China hentikan penjualan iPhone di negaranya.

Laporan Wartawan NexTren, David Novan Buana

NexTren.com - Perseteruan antara Qualcomm dan Apple memasuki babak baru, setelah kemenangan berhasil diraih oleh Qualcomm.

Kemenangan di pengadilan untuk mem-ban (melarang peredaran) iPhone lama karena masalah pelanggaran paten di awal minggu lalu rupanya belum membuat Qualcomm puas.

Kini, perusahaan pembuat SoC tersebut ingin iPhone terbaru juga mendapatkan perlakuan serupa dan usahanya dimulai dari negara China.

Baca Juga : Perseteruan Qualcomm Vs Apple Belum Selesai, Damai Itu Mustahil

Menurut laporan dari Financial Times, Qualcomm meminta pengadilan China untuk melarang peredaran iPhone XS, XS Max, dan XR di negara tersebut.

Alasannya masih sama dengan sebelumnya, yaitu adanya kemungkinan Applemenggunakan teknologi yang melanggar paten milik Qualcomm di sana.

Dengan ini, perseteruan antara Qualcomm dan Apple melebar ke China, dan efeknya bisa melukai keuntungan Apple karena besarnya pasar di sana.

Sedangkan untuk Apple sendiri, hingga sekarang perusahaan tersebut masih tidak mengindahkan perintahpengadilan untuk menghentikan penjualan smartphonenya.

Menurut Apple, perintah tersebut ditujukan untuk iPhone yang menggunakan iOS 11 dan sebelumnya.

Guna menghindari potensi kerugian yang massif tersebut, Apple telah mengupdate semua iPhone dengan sistem operasi terbarunya, yaitu iOS 12.

Itu sebabnya Apple masih tetap menjual semua iPhone sebelum iPhone XS, karena menganggap tidak ada lagi pelanggaran paten di sistem operasi terbarunya tersebut.

Baca Juga : Perseteruan Qualcomm Dan Apple Memanas, Diklaim Apple Hutang $7 Milyar

Menggunakan logika yang sama, Apple saat ini mulai mengupdate iPhone yang ada di China dengan menggunakan iOS 12.

Dimulainya langkah inimenurut Apple akan menyelesaikan masalahyang mengatakan Apple telah melanggar dua paten Qualcomm, dan menyebabkan pengadilan menjatuhkan keputusan untuk menghentikan penjualan tujuh merek iPhone lawas.

Karena iOS 12 tidak diangkat di pengadilan sebagai sistem operasi yangmelanggar, maka Apple merasa sah saja iPhone miliknya tetap dijual di China.

Paten yang disengketakan dan menjadi salah satu bahan bakar perseteruan antara Apple dan Qualcomm adalah dua teknologi yang ada di dalam iOS.

Pertama adalah teknologi yang menyangkut berpindah antara dua apps, dan satu lagi adalah mengubah ukuran dan visual dari foto.(*)

Editor : Kama

Sumber : Slashdot

Baca Lainnya